Just another WordPress.com weblog

70% TKW Sukabumi Tidak Mendapat Gaji

Sebagian wajah-wajah TKW Indonesia

Sebagian wajah-wajah TKW Indonesia

SUKABUMI – DPC Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mendata hampir 70% tenaga kerja wanita (TKW) asal Sukabumi tidak mendapatkan gaji. Bahkan mereka cendrung menjadi korban penganiayaan keluarga majikannya di sejumlah negara di Arab Saudi.

“Sepanjang tahun 2008 lalu, kami banyak menemukan kasus TKW yang tidak dibayar. Jumlahnya bisa mencapai 70%. Ini benar-benar mencengangkan, bahkan sebaliknya mereka cendrung menjadi korban kekerasan majikannya. Dengan latar permasalahan yang bervariatif, seperti diantaranya hal sepele masalah pekerjaan hingga kecemburuan majikan perempuan terhadap sang TKW,” papar Ketua DPC SBMI Sukabumi Jejen Nurjanah, Minggu (11/1/2009).

Di samping tidak mendapatkan pembayaran, kasus lainnya yang mendominasi selama 2008, adalah pelecehan seksual yang dilakukan oleh majikannya. Akibatnya, tidak sedikit TKW yang mengalami gangguan kejiwaan atau meninggal dunia akibat diperlakukan tidak senonoh.

Seluruh permasalahan yang dihadapi para TKW ini, kata Jejen, semakin meruncing setelah hampir sebagian besar perusahaan pengerah tenaga kerja Indonesia (PJTKI) relatif tidak bersikap kooperatif pada kasus-kasus yang menimpa tenaga kerja yang telah dikirimnya.

“Meski para TKW ini mendapatkan bayaran kerjanya, namun tidak sesuai dengan kontrak kerja. Tidak sedikit dari mereka diobayar satu bulan selama satu tahun atau hingga kontrak berakhir selama dua tahun, jumlahnya pun sangat kecil dan tidak sesuai kontrak kerja. Untuk permasalahan yang seperti ini, kami sudah menangani 75 kasus, ” papar Jejen.

“Diakuinya, permasalahan yang dihadapai para TKW tersebut sangat sulit untuk dituntaskan. Betapa tidak, lembaganya yang berperan dalam memperjuangkan hak-hak TKW hampir bekerja secara sendiri. Kerjasama yang dilakukan dengan pemerintah daerah setempat, relatif tidak berjalan.

“Pemda hanya bisa memberikan rekomendasi saja tanpa memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi warganya yang menjadi TKW. Jejen mengatakan, langkah yang tengah ditempuhnya saat ini adalah berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

“Setidaknya dengan lembaga yang lebih tinggi ini, penyelesaian kasusnya akan lebih mudah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Iwan Ridwan menjelaskan Pemkab Sukabumi telah berupaya memberikan perlindungan bagi para TKW. Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan TKI dan anti perdagangan anak dan wanita.

“Kami sudah berupaya memberikan perlindungan kepada para TKW dengan melibatkan seluruh intansi terkait,” tegasnya. Berdasarkan catatannya, jumlah TKW asal Sukabumi yang bekerja di luar negeri mencapai 25 ribu orang. (Toni Kamajaya/Sindo/fit)

2 responses

  1. memang banyak tkw yang bernasib jelek.. kerjaku DJ di jeddah dan sudah tak asing bagi kaum saudi yang mlarat,elit,badu,hadori,ahl makah jeddah,janub begitu buanyak costumerku di jeddah.. ofcourse mereka punya pembantu dan setiap pembantu yang kujumpai punya kisah sendiri2.. aku kalau ada kesempatan ngobrol kutanya setiap ada acara dj dan aku tak sombong cuma lihat keadaan kelihatan majikan mereka free nggak to ngobrol.. setiap kusapa mereka sangka aku orang saudi,ku jawab enggak aku 100% indonesia dari jawa.. kok bisa kerja kaya gitu mbak pakai laptop sound system sendiri,darimana belajarnya?? seribu pertanyaan deh untukku.. aku kasihan kadang sama mereka.. aku asalnya tkw juga cuma majikanku jendral beliaulah yang ngasih jalan sampai aku bisa mengembangkan diri di beliin sound system dj.. khusus wedding,kaya milka,zawaj,eid melad,ghumra,sabeng,khusus perempuan.. aku juga sudah paham peraturan sini kalau jalan kita tempuh straight kita ada kemaun bisa kok kita terjadi apa yang kita inginkan.. alhamdulillah aku tak mau campur atau kenal orang indo kaburan tak mau cari masalah,aku tinggal di apartmen baru AL-RAJHI samping supermarket sarawat di kilo 3 makkah old road cuma aku sama suami.. ke hotel\gedung\vila suamiku yang nganter jemput dan dia yang pasang sound system.. sewa dj sama kukerjain sendiri all song arabic and english all l have it price 1500 riyal semalem disini kalau party dewasa ku mulai dari jam 10 sampai jam 4 pagi. kalau anak2 jam 5 sampai 10 malem.. party anak kecil tapi mereka anak orang gedean kebanyakan lagu english kaya high school,jonas brother,dan lainnya mereka fasih englisnya.. aku cuma jebolan kls 1 mts..aku lebih suka memperdalam bhs arab baca,tulis,bicara,ku kuasain bagus.. orang arab sendiri kagum.. aku bicara apa adanya dan kenyataan yang ada sekarang lagi nulis di laptopku dan aku pasang dsl untuk kepentingan kerja sama hiburan kabar dari indo.. itu sedikit kisahku.. aku sedih bila lihat tkw nasibnya buruk kadang dapat perlakuan binatang sama majikannya,aku senang bila lihat dan cerita sama tkw yang berhasil majikan baik gaji naik,aku benci lihat tkw kaburan murahan beraksi,berakting di toko indo atau ku jumpai di mall,pasar dengan abaya norak menaruh perhatian pakai bhs arab pecah janjian sama lelaki hidung belang ih mit amit deh tak malu,harga diri hilang lupa kalau hukum karma tetap berlaku.. aku malu dan kita2 yang punya nama baik kadang ikut jadi cibiran.. anda tau sendiri cari wanita murahan paling mudah di jeddah,banyak yang masih muda2 dan cantik melayani puluhan banggali.. ya banyak tkw bernasib jelek disiksa majikan,tak di gaji, tapi bukan rahasia lagi di jeddah banyak yang terjun ke lembah nista,di kabar2 kebanyakan menyoroti tkw yang nasibnya jelek,tapi lihatlah yang masuk penjara breman gara2 ketangkep tidur sama laki2 bukan suami.buanyak deh bukan hanya di jeddah di makkah kota suci saja tkw indo sudah terkenal abu 50 riyal.. ah malu-maluin deh.. aku kerja di saudi dari umur 16 th dari th 1992 pernah di perlakukan jahat sama majikan tapi al-hamdulillah kuat,keberhasilan yang kuraih pengorbananku sudah besar prihatin,thn 1998 ini awal kisah kerjaku di jendral itu sampai aku kerja bebas tapi resmi,sedang family terkenal kaya AL-SEYAI,ABU JADAIL,anaknya penyanyi Abadi jouhar,istrinya Abdallah rassad,amira turunan raja tapi tak mau kusebutin namanya mereka costumer DJ ku.. dj islami juga ada.. al-hamdulillah semua karena kebesaran Alloh semata.. aku selalu bersyukur atas segala nikmat yang Alloh berikan.. al-hamdullah bisa mbantu keluargaku yang tak mampu,suatu saat pulang ke indo sudah mapan punya tabungan dan deposito yang tak pernah ku impikan.. hari libur itu tak pernah henti kerja,hari sekolah minim 2x seminggu.. orang saudi berebut hari to nyewa kerjaanku.. kata mereka biar orang indo paham apa kemauan mereka.. l love the fun.. ku baca semua artikel anda biarpun aku juga tau kota jeddah dan para penghuninya.. artikel anda bagus dan memang begitulah.. terutama taman yang dekat aziz mall,aku kalau punya dj di samping taman itu di qoa firdaus samping persis ada 2 gedung penganten dempetan firdaus sama jauhara firdaus.. ku lihat banyak orang indo di situ malem jumat hari kamis,

    Maret 13, 2009 pukul 12:07 pm

    • Younes wife

      Menarik sekali baca kometarnya mbk, boleh tanya2 gak mbk, jd dj di jedah ada pendidikan formalnya gak? Kl di riyadh kira2 ada gak sekolah dj mbk? Lg cari kegiatan positif, aq males kl cuma tunggu suami pulang tiap hari. Thanks

      November 11, 2012 pukul 9:24 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s