Just another WordPress.com weblog

Mall di Jeddah

Jeddah, 20 January 2009

 

 
Salah satu sudut Red Sea Malltahlia

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada rencana umroh? atau menetap di Jeddah??

Saya akan recommend beberapa tempat pelesir, atau lebih tepatnya tempat belanja di Jeddah

Mall apa yang paling terkenal di Jeddah??

Ada 2 jawaban;

Kalau mau yang bermerek….

cari aja di sepanjanga jalan Tahlia, ini adalah kawasan sepanjang jalan Tahlia Center memanjang di distrik Hamra (kalau nggak salah). Dari perfume sampe baju2 perancang dunia ada disini. Harganya juga tau ndiri….mahal.

Menariknya, baju cewek nggak ada tuh baju muslim kayak di Indo…padahal kan ini negara arab. Malahan baju2 tanktop bertaburan dimana-mana…

Cewek arab, memang berbaju kurung (abaya) hitam untuk keluar rumah, tapi di dalam rumah, mereka bebas pake apa aja kan. Begitupun untuk acara pesta pernikahan, baju2 pesta supermewah yang menunjukkan lekuk tubuh, dada dan punggung terbuka saling mereka tunjukkan. Tapi pestanya dipisah lho, laki sendiri cewek sendiri.

Mall yang kedua yang terkenal adalah kawasan Balad di distrik Baghdadiyah.

Mall ini sangat ramai, khususnya di hari Rabu,Kamis,Jum’at….terutama dipenuhi orang2 Phillipines. Ini seperti Makati Center,karena begitu didominasi oleh orang-orang Filipino.

Tapi setiap musim haji, kawasan Balad jadi jujugan utama jamaah haji Indonesia, jadi jangan salah, banyak toko yang memampang oleh2 khas Arab, dan pegawainya bisa sedikit bahasa Indonesia. Meskipun mereka orang2 Bangladesh.

Kawasan ini sangat lengkap,menjajakan aneka macam baju,jam tangan,parfum, sampai suvenir2 yang banyak dicari para pendatang dan jamaah haji, mulai dari sajadah beragam ukuran, rumput maryam, karpet, korma,berbagai suvenir khas arab juga banyak disini.  

Mau ke mall yang lebih besar?? Datanglah ke Arabia Mall, mall baru ini sama aja dengan Taman Anggrek di Jakarta, besar tapi sepi….

Kalau mau lihat perempuan2 arab yang cantik dan putih2, cobalah ke Red Sea Mall….mall ini juga terbilang baru, setahun lalu diresmikannya, tapi udah ramai..

Kalau mau cari karpet, datanglah ke Shouk Mahmud Said di daerah Faisaliyah,kalau nggak salah. Tersedia dari karpet Turki, Belgia, Saudi, Mesir, Tunis sampe Iran ada disini, dari yang murah sampe yang mahal….dari yang mesin sampe handmade, ada semua disini.

Mau nyari barang bekas?

Cobalah ke Shouk Heraj dekat Balad. Jadi kalau bawa keluarga kesini, nggak perlu nyari apartemen yang furnished, cukup belilah barang2 bekas disini, murah kok. Tapi, untuk elektronik,hmmmmmm…..pedagangnya nggak mau barangnya dicoba dulu. Suka beli, nggak suka ya pergi. 

Mau barang2 antik??

Cobalah ke shouk Shatee di distrik shatee….murah dan bagus-bagus, kebanyakan buatan China dan India.

 

Mau barang2 kebutuhan sehari2 (untuk dapur,dll) yang murah dan jauh beda harganya dengan yang lain?

Cobalah ke Supermarket Bawazir di jalan Heraa, di Balad juga ada,tempatnya tepat di tengah2 Balad. Murah banget, semua buatan China. Tapi nggak jamin ya, kalau cepet rusak,khususnya elektronik.

Mau nyari handphone??? 

Palestine street lah jawabannya, lengkap, kayak Glodok Mangga Dua atau Roxy.

Semua tinggal pilih,tergantung kebutuhan anda …..

So, selamat datang di Jeddah

3 responses

  1. mas di sana orang arab dengan orang indonesia dalam segi pergaulan gmn?? menyatu gk?? ato ada jarak?? diskriminasi dll…and sepengetahuan mas ada gk cowok nya dari indonesia menikah dengan orang arab ceweknya??

    Juni 17, 2011 pukul 4:24 pm

    • Dedik Setiawan

      Belum pernah dengar cowok indo kawin sama cewek arab, maharnya muahal bo……lagian kebanyakan wali orang sini gak mau lepas anak perempuannya ke laki2 indo yang sudah terlanjur dicap kastanya rendah,karena jadi sopir
      Untuk pergaulan, banyak yg menghindari bergaul dengan orang arab,paling di kantor aja. Karena maaf, orang arab itu banyak yang tidak bisa dipercaya,banyak bokisnya

      Juni 17, 2011 pukul 4:28 pm

      • aceng81

        masa si banyak bohong di bidang apa misalnya gmn mas?? bohong apa menipu?? serem juga ya..he..he and ksian sekali orang indo di anggap kasta rendah..kurang asem…eh..kurang garam..he..he..makanya kita buktikan kpd dunia arab kita tdk hanya bidsa jdi supir aja ya mas ..di instansi bergengsi juga kita bisa….chaiyoo…and tetap semangat….ya…

        Juni 17, 2011 pukul 4:48 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s