Just another WordPress.com weblog

Bunderan Rumput Safa – Tempat Berkumpul TKW/TKI di Jeddah

Sebenarnya aku sudah pernah nulis ini di blog friendster, tapi nggak tau blog friendsterku ilang semua begitu aja.

Bye the way anyway….aku akan coba cerita dari awal.

Sebagai orang-orang pekerja yang hidup di perantauan, hiburan akan selalu dicari.

Begitupun kita ini sebagai TKI/TKW khususnya di Jeddah Arab Saudi.

Jeddah adalah kota yang sedikit lebih terbuka dibandingkan dengan kota-kota lain di wilayah kerajaan Arab Saudi.

Nggak tau sejak kapan dan kok sampai bisa ngumpul di satu tempat, kami ini,para TKI sering berkumpul di Bunderan Hair(distrik) Safa #03, 2 blok di depan Aziz Mall. Setiap Rabu dan Kamis malam.

Tempat ini semacam taman kota terbuka, yang sering dipakai oleh keluarga-keluarga Saudi untuk menggelar tikar dan bermain bersama anak-anak mereka.

Tapi sekarang fungsinya sudah berubah, semenjak bermunculannya para TKW menjajakan makanan,nggak hanya makanan berat, tapi juga cemilan dan aneka minuman khas Indonesia.

Mau rujak?….ada..bakso,sate madura, karedok, telor asin, dan lain sebagainya…ada.

Dan kini berkembang, ada juga loh pedagang vcd bajakan, yah samalah kayak di Indo. Mereka donlot sinetron dari TV2 Indo, lagu-lagu dangdut,dan juga film2 Indo yang bisa didonlot gratis di internet,kemudian dijual dalam kepingan vcd.

Dimana ada gula disitu ada semut, dengan cepatnya tempat ini menjadi ramai. Dengan para TKW yang berjualan dan TKI yang menjadi pelangganya. Maka terjadilah interaksi antar mereka. Dan mulai berkembang, jika dulu hanya dikunjungi oleh orang-orang Indonesia, kini orang-orang dari Yaman,Pakistan dan Bangladesh juga mulai memadati tempat ini. Alasan mereka mungkin hanya untuk berkenalan dengan para TKW ini…..karena begitu sulitnya mendapatkan seorang perempuan berseliweran di seantero Arab Saudi ini, maka disinilah kesempatan itu ada.

Tapi, mungkin karena semakin padat, maka tempat ini pernah dirazia, karena masih belum dibenarkan bercampurnya antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim berkumpul di suatu tempat. Apalagi ada orang Saudi asli kalau kedapatan hal ini, hukumannya lebih berat.

Tapi yang namanya orang Indo, udah kebal akan hal ini. Tetep aja tempat ini ramai. Dan setiap pekan selalu nggak pernah sepi.

Rasanya kerinduan akan kampung halaman bisa terobatai sejenak tiap pekan jika ke tempat ini. Menikmati aneka hidangan nusantara dari para TKW kita, sekalian bertukar cerita tentang suka duka kerja di Arab Saudi ini.

7 responses

  1. RAGA

    Mas Destra,
    saya sedang menulis tentang tkw di jeddah, apakah mas bisa membantu memberikan informasi?
    Saya membaca di beberapa sumber, perempuan dilarang keluar rumah tanpa didampingi muhrim. Tapi di sini disebutkan bahwa TKW berjualan di bunderan Hair/rumput safa, apakah mereka diizinkan keluar rumah oleh majikan? Apakah tempat ini merupakan tempat bertemu TKW dan TKI, yang ingin bertemu melepas rindu? Di sini disebutkan setiap rabu dan kamis malam, apakah TKW diizinkan meninggalkan rumah majikan?

    bagaimana dengan hari Jumat? apakah TKW mendapatkan libur? ke mana biasanya para TKW ini keluar untuk berkumpul bersama sesama TKW?

    Terima kasih sebelumnya ya Mas.

    April 19, 2009 pukul 12:25 pm

    • Dedik Setiawan

      Sekarang bunderan rumput udah nggak ada,udah digusur,gak boleh lagi sama polisi,soalnya disini tidak boleh berkhalwat laki-laki dan perempuan,tidak boleh campur.
      Jadinya tidak ada lagi tempat bercengkrama bagi orang-orang indo
      Disini ada TKW yang mendapatkan libur tiap hari Kamis malam-Jum’at sore,biasanya mereka menyewa apartemen untuk dipakai waktu akhir pekan saja untuk sekedar berbagi cerita.
      Kalaupun ada yang bisa keluar hari rabu,mungkin mereka memakai visa bebas (tidak terikat majikan) atau visa umroh (illegal)

      Maret 29, 2010 pukul 8:43 am

  2. AGUS

    Pak Ji, sampean jombang neng daerah ngendi ?
    Aku mbiyen lahir neng sambong duran, ngarepe stasiun sepur jombang kota, deso/kec./kab. jombang.
    Ikon Kota Jombang Menara Air Ringin Contong. Waktu aku isik cilik nbiyen sak ngertiku ringine luweh gede kok menara banyune. Kok gambar sampeyan kebalik . Piye Critane ?

    Mei 15, 2010 pukul 6:41 pm

    • Dedik Setiawan

      Mas, aku njombange nang Pulo Lor, tapi dah pindah deket terminal
      Untuk ringin contong aku juga kaget,dulu kan rimbun, tapi emang ditebang mas, dah membahayakan pemakai jalan
      Tapi jare ceritanya,yang nebang itu meninggal beberapa hari setelah pohon itu ditebangnya, begitulah cerita temen-temenku yang masih di Jombang

      Mei 17, 2010 pukul 2:46 pm

  3. @Raga, mau nambahin aja dikit yach…., perlu diketahui TKW (yg legal dan bkja dengan majikan aslinya) tidak ada hari liburnya dan tidak bisa keluar kecuali bersama majikannya bahkan banyak yang tidak pernah keluar dari pintu rumah. adapun yang bisa ijazah atau libur dua mnggu sekali yakni malam jum’at itu adalah: 1. TKW ilegal ( kaburan, dan umrohan, ini yg kebanyakan). 2. VISA BEBAS (jarang), pada dasarnya yang namanya visa bebas itu tidak ada, itu hanyalah akal2an saja dengan cara memberikan sejumlah uang kepada kafil / sponsor (orang saudi yg memberi visa) dengan harga berlipat sebagai imbalan untuk bisa bekerja dengan orang lain dan itu sebenarnya di larang juga. Untuk saudara Raga ketahui juga bahwa sudah sangat tipis atau hampir tidak ada batasannya antara pelacur dengan para tkw-tkw kaburan itu. sudah menjadi rahasia umum disini bahwa perempuan Indonesia murahan dan terjebak dalam kehidupan yg menjadikan mereka hanya sebagai obyek seks. Tak terhitung penampungan-penampungan mereka di seantero jeddah ini, ada yang di jebak, terjebak, atau sengaja menjerumuskan diri. ada yang di jual, terjual dan yang sengaja datang kesini untuk menjual diri. sepertinya sudah biasanya disini orang menjual orang, menjerumuskan orang untuk uang. ORANG ARAB PUNYA UANG ORANG KITA PUNYA SELANGKANGAN.

    Mei 22, 2010 pukul 11:29 pm

  4. harry

    gabung ah…, ane di jeddah nih, pngin cari tmn

    Oktober 22, 2011 pukul 7:38 am

    • Dedik Setiawan

      monggo mas…saya ada fb nya juga,silahkan dicari2 di profile saya

      November 13, 2011 pukul 3:55 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s