Just another WordPress.com weblog

Dilema Bekerja di Luar Negeri

Mungkin bagi sebagian orang bekerja diluar negeri adalah angan-angan….

Tapi alhamadulillah aku merasakan dan mewujudkan impian itu…

Sungguh, secara finansial sangat tercukupi kebutuhan, bahkan aku sudah bisa membuka usaha sendiri.

Namun, kadang terasa ada yang hambar…benar benar merasa di sangkar emas, walaupun aku sudah membawa keluarga kecilku untuk hidup bersama disini, tetap saja homesick itu terus melanda…..

Segede-gedenya gaji kerja di luar negeri, lebih nyaman bekerja di negeri sendiri.

Justru bekerja di luar negeri malah banyak sekali keinginan ini itu….beda dengan kerja di Indonesia,….cukup dengan gaji segitu dan bisa “ngempet” keinginan-keinginan yang kadang gak terlalu penting.

Nggak tau juga, seharusnya dengan gaji yang tinggi ini aku udah bisa nabung dan beli mobil dalam setahun,tanpa kredit. Tapi kok duit ilanggg terus ya….ada aja keperluan ini itu. Untungnya setahun ini berusaha menekan keinginan-keinginan gak perlu. Sehingga bisa buka toko baju kecil-kecilan.

Kalau aku boleh jujur, aku miss management keungan, padahal aku dari orang ekonomi, harusnya aku bisa menghandle budget..tapi…realita kadang gak sesuai.

Meskipun kini udah punya usaha toko baju, ada simpanan deposito,ada rekening reksadana dan tabungan, tapi kok rasanya masih aja kurang….padahal dulu sebelum kerja di Saudi, punya simpanan segitu aja udah berapa kali gaji….

Apakah ini yang dinamakan aku kurang bersyukur ya….

Memang benar, seharusnya istrilah yang harus menyimpan dan mengontrol keuangan…bukan para SUAMI….

Karena suami terlalu royal mengeluarkan duit….kalau istri penuh dengan kehati-hatian….Ini yang sekarang aku coba.

Biarlah suami bawa duit pas-pasan, asal tabungan dipegang istri.

 

Arghhh……aku pengen pulang….(lebay dot com)

Tapi benar,aku pengen pulang….ponakanku di rumah yang posting foto pohon di depan rumah yang sedang berbuah semakin bikin aku gak betah hidup berlama-lama disini. Secara, aku fruit addict…

Kuanggap sudah waktunya aku mengurus secara serius tokoku, bukan hanya menjual secara lokal, tapi aku pengennn banget mengembangkan bisnis toko baju online…..karena butuh konsentrasi tinggi,kemampuan marketing yang bagus dan semua itu tidak dimiliki sang keponakan yang menunggui tokoku.

Memang hasilnya tidak sebesar kalau bekerja disini,tapi ada kepuasan yang besar jika bisa menjual barang dalam jumlah besar…lepas dari bayang2 rutinitas kantor, bisa bekerja sesuai keinginan kita…..lepas bebas….

Tapi sang istri punya kekhawatiran karena kita masih punya cicilan bank per bulan 5jt yang harus dilunasi dalam 5tahun ke depan. Istri sebenarnya mau, asal ada jaminan aku bisa membayar lunas kredit bank itu. 

Inilah sebenarnya faktor penjegal utama aku balik ke Indonesia….

Mudah2an aku bisa dapat kerja dekat rumah, sembari bisa mengawasi dan mengontrol toko online ku.

Mudah2an Allah mengizinkan….dan kalaupun belum ada panggilan kerja, kucoba bertahan sampai setahun ke depan.

Bismillah…..Allah swt bersamaku

 

 

2 responses

  1. ibrahimovic

    jumpa lagi neh mas, apa kabar?
    saya kemari direkrut salah satu perusahaan di saudi dan rencana berangkat kesaudi bulan depan ini, visa juga udah jadi tapi kemarin saya mengalami musibah sehingga saya cancel kesaudinya karena mengharuskan saya berobat dulu. yang ingin saya tanyakan gimana dengan visa saya? bisakah saya berangkat lagi kalau saya udah fit? kira2 berapa biaya pengurusan visa soalnya oleh pjtkinya saya disuruh ganti biaya pengurusan visanya?

    Mei 12, 2012 pukul 8:12 pm

    • Dedik Setiawan

      Dilihat dulu expire nya kapan itu visa
      Kalau masih memungkinkan untuk kesana lagi ya berarti tak perlu bayar visa
      Kalau disuruh bayar,kemungkinan visa tersebut sudah expired, untuk terbit visa lagi harus dari company asal di Saudi,tolong ditanyakan lagi sama PJTKI, bisa jadi itu bukan biaya visa yang diminta oleh pihak PJTKI
      Karena biaya visa sendiri lumayan mahal ya, sekitar 2000 real++, biasanya ada biaya tambahan
      Sebaiknya ditanyakan langsung aja ke PJTKI

      Mei 28, 2012 pukul 8:08 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s